KELUARGA PENGARANG

Archive for the ‘PuISI’ Category

belaction-1.jpg1.
DAUN
daun kau berwarna hijau
kadang kau berwarna kuning
dan kau jatuh berterbangan
yang hijau masih tetap menempel dan indah
daun kau berguna bagi ulat

2.
PELANGI
Pelangi kau indah sekali
Pelangi
Aku ingin mengunjungimu
Pelangi
Aku selalu ingat kepadamu

Bio Data: Nama lengkapnya Nabila Nurkhalisah Harris. Lahir di Serang 6 Februari 1998. Kelas 3 Antartika SD Peradaban Serang. Novel pertamanya: Beautiful Days ditebitkan oleh Dar! Mizan. Sekarang Bella sedang menggarap novel It’s My Bedroom dan Ada Deh.

Advertisements

184.jpgPENGANTAR: Melihat gonjang-ganjing Banten pasca provinsi, saya terinspirasi untuk ngobrak-ngabrik file lama. Saya pernah menuliskan Banten dalam beberapa sajak. Masih relevan dengan kondisi Banten kini. Terutama tentang ribut-ribut kesultanan Banten yang perlu direkonstruksi (ada dalam sajak “Banten 2020). Tentang tanah di kawasan Sukajaya, Serang selatan,  yang penuh masalah ketika diputuskan untuk dibikin pusat pemerintahan provinsi Banten (dalam sajak “Di manakah Lio”), serta sungai-sungai yang tercemari limbah pabrik di Serang Timur dan dampak sosial-ekonomi saat jalan tol membelah persawahan (di sajak “Aku Punya Cerita”). Read the rest of this entry »

lunchingbook.jpgBella (Nabilla Nurkhalishah Harris) lahir di Serang, 6 Februari 1998. Abi sering protes kepada kami, kenapa ulang tahun Bella lehih cepat darinya. Abi lahir 10 Juni 1999. Di usia 3 tahun Bella sudah bisa mengeja. Umur 4 tahun bisa membaca. Di usia 5 tahun sudah mulai menulis. Dia menulis apa saja. Juga kegemarannya menggambar. Bersama Abi, dinding rumah kami menjadi arena fantasi. Yang luar biasa bagi kami, diam-diam, tanpa campur tangan kami yang penulis, Bella dan Abi memiliki folder di komputer.  Read the rest of this entry »

familigg_39.jpgBella (lahir 6 Februari 1998) sudah membuat novel “Beautiful Days”. Novel pertamanya terbit Februari 2007 (Dar! Mizan) dan sudah cetakan kedua April 2007. Novel keduanya; It’s My Bedroom sedang dibaca redaktur Dar! Miza. Selain menulis cerpen dan novel, ternyata Bella menulis puisi.
Ada tiga puisinya di sini. Happy reading. Read the rest of this entry »

116_16782.jpgKarya: Nabila Nurkhalishah Harris

Ayam betina lewat jalan kotorAyam betina takut mandi berenang di kaliDan ayam betina duduk di batu kering Read the rest of this entry »

tias.jpgNabilla Nurkhalishah Harris atau biasa dipanggil Bella, lahir di Serang 6 Februari 1998. Kelas 3 Antartika SD Peradaban Serang. Novel pertamanya: Beautiful Days ditebitkan oleh Dar! Mizan pada Februari 2007. Kata Dadan Ramadhan, redaktur Dar! Mizan, ”Baru sebulan (April – pen), sudah cetak ulang!” Novel kedua Bella; It’s My Bedroom sedang dibahas di redaksi. Read the rest of this entry »


YanG BerkunjuNG :

  • 172,581 hits

LaCi MejA :

ALmanaK DindinG :

December 2017
M T W T F S S
« Sep    
 123
45678910
11121314151617
18192021222324
25262728293031

RUMAH KITA

Aku taburkan rumput di halaman belakang di antara pohon lengkeng dan mangga sudah tumbuhkah bunganya? aku ingin menaburkan sajak di jalan setapak di seberang istana merpati yang tak pernah terkurung karena aku dan kamu selalu ingin melayang jauh melihat angkasa dan bintangbintang dari atap rumah kita aku akan ceritakan kelak pada anakanak tentang matahari bulan laut gunung pelangi sawah bau embun dan tanah aku ajari anakanak mengerti hijau rumput warna bunga dan suara

BUKU-BUKU TERBARU GOLA GONG: Cinta-Mu Seluas Samudra (Mizania), The Journey (Maximalis, Salamadani), Musafir (Salamadani), Nyesel Gak Nulis Seumur Hidup (Salamadani), Ini Rumah Kita Sayang (GIP), Menggenggam Dunia (Dar! Mizan), Labirin Lazuardi (Tiga Serangkai)

KaTA MakNA

Hidup adalah Perjalanan Panjang Menuju Tempat Abadi di Sisi-Nya. Tak ada ujungnya. Maka bertebaranlah di muka bumi dengan berbuat kebaikan. Berbagilah dengan sesama, penuh kasih sayang. Sebarkanlah setiap tetes ilmu yang kita miliki. Lawanlah kebatilan yang menelikung dengan yang kita mampu. Pena adalah senjata dari perlawanan itu. Mengalirlah setiap kata dari hati kita lewat senjata pena! Setiap kata penuh makna akan mengisi setiap jiwa luka. Menggeliatlah kita dengan senjata pena menuju matahari terbit. Dengan senjata pena, kita akan berdiri tegak; melahirkan generasi kuat di negeri ini. Negeri yang dihuni para tunas bangsa yang memiliki identitas dan jati diri: anak-anak negeri ini yang bangga akan kebudayaan negerinya. Ingatlah: MENJADI BERGUNA JAUH LEBIH PENTING DARI SEKEDAR MENJADI ORANG PENTING!

PopuLeR

  • None

FoTO-fotoKU