KELUARGA PENGARANG

Archive for the ‘LaBiRiN LAzuARdI’ Category

ts2.jpglabirin-1.gifOleh Gola Gong

Suatu hari datang seorang anak muda kepada saya. Ia bernama “Lazuardi”; dia bisa kamu, teman kamu; dia remaja kaya, remaja kelas menengah, atau remaja kebanyakan di Indonesia, yang gelisah memikirkan masa depannya. Dia bingung melihat arus globalisasi yang bagai air bah; dia tidak mampu membendungnya. Dia bahkan terseret arus. Dia tidak ingin menanggalkan baju identitasnya sebagai remaja Indonesia, tapi serbuan revolusi fashion, food, dan film dri negeri seberang lautan menterornya setiap saat. Read the rest of this entry »


YanG BerkunjuNG :

  • 165,258 hits

LaCi MejA :

ALmanaK DindinG :

June 2017
M T W T F S S
« Sep    
 1234
567891011
12131415161718
19202122232425
2627282930  

RUMAH KITA

Aku taburkan rumput di halaman belakang di antara pohon lengkeng dan mangga sudah tumbuhkah bunganya? aku ingin menaburkan sajak di jalan setapak di seberang istana merpati yang tak pernah terkurung karena aku dan kamu selalu ingin melayang jauh melihat angkasa dan bintangbintang dari atap rumah kita aku akan ceritakan kelak pada anakanak tentang matahari bulan laut gunung pelangi sawah bau embun dan tanah aku ajari anakanak mengerti hijau rumput warna bunga dan suara

BUKU-BUKU TERBARU GOLA GONG: Cinta-Mu Seluas Samudra (Mizania), The Journey (Maximalis, Salamadani), Musafir (Salamadani), Nyesel Gak Nulis Seumur Hidup (Salamadani), Ini Rumah Kita Sayang (GIP), Menggenggam Dunia (Dar! Mizan), Labirin Lazuardi (Tiga Serangkai)

KaTA MakNA

Hidup adalah Perjalanan Panjang Menuju Tempat Abadi di Sisi-Nya. Tak ada ujungnya. Maka bertebaranlah di muka bumi dengan berbuat kebaikan. Berbagilah dengan sesama, penuh kasih sayang. Sebarkanlah setiap tetes ilmu yang kita miliki. Lawanlah kebatilan yang menelikung dengan yang kita mampu. Pena adalah senjata dari perlawanan itu. Mengalirlah setiap kata dari hati kita lewat senjata pena! Setiap kata penuh makna akan mengisi setiap jiwa luka. Menggeliatlah kita dengan senjata pena menuju matahari terbit. Dengan senjata pena, kita akan berdiri tegak; melahirkan generasi kuat di negeri ini. Negeri yang dihuni para tunas bangsa yang memiliki identitas dan jati diri: anak-anak negeri ini yang bangga akan kebudayaan negerinya. Ingatlah: MENJADI BERGUNA JAUH LEBIH PENTING DARI SEKEDAR MENJADI ORANG PENTING!

PopuLeR

  • None

FoTO-fotoKU

More Photos