KELUARGA PENGARANG

KABAR MAS GOLA GONG (4)

Posted on: April 5, 2008

Oleh Tias Tatanka
salam,tengkyu buat ina dan semua teman yang sudah mengabarkan kondisi mas gola gong.
semoga setiap doa teman-teman mengalirkan energi positif kepada mas gong, sehingga kondisinya membaik dan sembuh.

sabtu-selasa (29/3-1/4) saya dan anak-anak membesuk mas gong, dan jadwal seharusnya pulang senin (31/3) terpaksa harus mundur sehari karena anak-anak masih kangen papahnya, begitu pula sebaliknya. jadi, barang-barang yang sudah masuk bagasi harus turun lagi. ya begitulah, ikatan bapak-anak, juga suami-istri, hehehe…
kondisi mas gong cukup bagus, masih harus pakai neck collar, tidak boleh beraktivitas terlalu berat, dan masih menjalani berbagai macam terapi. bahkan ada terapi baru yang membuatnya sempat mimpi buruk, karena pengaruh energi yang dikeluarkan alat terapi, dan itu lumrah. minggu ini mas gong menjalani terapi jus, segala yang ia makan berupa jus buah dan air putih. dari pagi hingga pagi lagi. alhamdulillah tensi darah normal.

yang agak berat, setelah terapi jus seminggu ini, tiga hari berikutnya menginjak terapi air putih. ia hanya boleh minum air putih. entah bagaimana mas gong menghadapinya nanti. tapi ia orang yang keras kepala, semoga tetap begitu menghadapi tantangan tiga hari mendatang.

sebenarnya saya ingin menemaninya di saat berat begini, tapi anak-anak, tanggung jawab di tabloid kaibon, juga tk jendral kecil, membuat saya tak leluasa bepergian. maka, kami minta tolong pada voluntir rd, oki (adiknya aji setiakarya) untuk menemani mas gong, setidaknya sampai tanggal 12 april, saat jendral kecil selesai open house.

sungguh, bukan perkara gampang bagi saya untuk memikirkan semuanya. tapi sms mas gong membuat saya tersadar, bagaimanapun tugas saya banyak, dan harus bisa tertangani. yang penting lagi, saya harus tetap sehat. amiin.

alhamdulillah, banyak pihak yang membantu kami sekeluarga. dukungan keluarga besar, teman-teman di rd, jendral kecil, kaibon, kolega mas gong, teman-teman penerbit yang telah mengirim dp buku dan donasi, maupun perseorangan yang mengirim dana via rekening mas gong, yang saat saya cek tidak terlacak pengirimnya. untuk yang satu ini, dengan tulus saya mohon konfirmasi via japri

tiastatanka31@ yahoo.com

untuk menginformasikan tanggal, nama pengirim, besar dana, serta berita transfer/pengiriman .
hal ini terkait dengan (bila ada) kewajiban mas gong kelak untuk mengganti dengan naskah buku, sesuai perjanjian semula secara lisan. saya sudah mencetak buku tabungan dan menanyakan ke cs bca, tetapi hanya beberapa yang menyertakan nama pengirim dan berita. tanpa mengecilkan ketulusan dan niat baik, saya mohon konfirmasi ulang ya:) tentu saja terima kasih tak terhingga atas semua bantuannya.. . ah, terdengar klise, tetapi tetap harus disampaikan. semoga Allah Yang Maha Rahman dan Rahiim membalasnya dengan keridlaan-Nya yang menggunung.
sebenarnya agak risih juga dengan menerima bantuan tersebut, sebab mas gong biasa mengajarkan bekerja keras untuk mengejar cita-cita. tetapi, kondisinya sekarang belum memungkinkan ia untuk banyak menulis, sementara biaya yang dibutuhkan cukup banyak. sehingga tawaran teman-teman yang mengulurkan bantuan kami terima. insya allah, setelah mas gong sembuh dan kondisi stabil, kami bisa ganti membantu orang lain.

ah, jangan dipandang saya sengaja menulis ini untuk menarik simpati… tidak seperti itu. mas gong mengajarkan saya untuk sebisa mungkin tangan di atas, memberi tanpa meminta balasan, selalu yakin bahwa rezeki sudah diatur oleh-Nya, dan supaya selalu kuat dan berani menghadapi setiap permasalahan. dari mas gong saya juga belajar ketulusan dan niat baik, bahwa selalu ada orang baik di sekitar kita. insya allah tidak sulit bagi saya menjalaninya, karena saya dibesarkan dalam kesederhanaan dan hidup bahagia.

maka, ketika kami sedang berada di posisi bawah dari lingkaran kehidupan, harus ikhlas menerima bantuan orang lain. tapi harapan kami juga, semoga Allah memberi kekuatan agar segera berada di lingkaran atas, agar kami bisa ikut membantu saudara-saudara yang lain.

begitulah, secuil kabar mas gong, dalam kondisi yang membuat kami semua belajar, inilah hidup yang harus dijalani.
terimakasih teman-teman, sekali lagi, dengan kerendahan hati saya mhn konfirmasi ulang atas kiriman dan transfer dana untuk mas gong. mohon maaf atas segala khilaf,

salam,

tias tatanka

 

 

Leave a Reply

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

YanG BerkunjuNG :

  • 161,650 hits

LaCi MejA :

ALmanaK DindinG :

April 2008
M T W T F S S
« Mar   May »
 123456
78910111213
14151617181920
21222324252627
282930  

RUMAH KITA

Aku taburkan rumput di halaman belakang di antara pohon lengkeng dan mangga sudah tumbuhkah bunganya? aku ingin menaburkan sajak di jalan setapak di seberang istana merpati yang tak pernah terkurung karena aku dan kamu selalu ingin melayang jauh melihat angkasa dan bintangbintang dari atap rumah kita aku akan ceritakan kelak pada anakanak tentang matahari bulan laut gunung pelangi sawah bau embun dan tanah aku ajari anakanak mengerti hijau rumput warna bunga dan suara

BUKU-BUKU TERBARU GOLA GONG: Cinta-Mu Seluas Samudra (Mizania), The Journey (Maximalis, Salamadani), Musafir (Salamadani), Nyesel Gak Nulis Seumur Hidup (Salamadani), Ini Rumah Kita Sayang (GIP), Menggenggam Dunia (Dar! Mizan), Labirin Lazuardi (Tiga Serangkai)

KaTA MakNA

Hidup adalah Perjalanan Panjang Menuju Tempat Abadi di Sisi-Nya. Tak ada ujungnya. Maka bertebaranlah di muka bumi dengan berbuat kebaikan. Berbagilah dengan sesama, penuh kasih sayang. Sebarkanlah setiap tetes ilmu yang kita miliki. Lawanlah kebatilan yang menelikung dengan yang kita mampu. Pena adalah senjata dari perlawanan itu. Mengalirlah setiap kata dari hati kita lewat senjata pena! Setiap kata penuh makna akan mengisi setiap jiwa luka. Menggeliatlah kita dengan senjata pena menuju matahari terbit. Dengan senjata pena, kita akan berdiri tegak; melahirkan generasi kuat di negeri ini. Negeri yang dihuni para tunas bangsa yang memiliki identitas dan jati diri: anak-anak negeri ini yang bangga akan kebudayaan negerinya. Ingatlah: MENJADI BERGUNA JAUH LEBIH PENTING DARI SEKEDAR MENJADI ORANG PENTING!

FoTO-fotoKU

More Photos
%d bloggers like this: