KELUARGA PENGARANG

KABAR MAS GOLA GONG (1)

Posted on: March 27, 2008

ransel-gg.jpgassalaamu’alaikum,
mohon maaf saya baru sempat menulis untuk teman-teman sekarang. hari rabu lalu saya dan anak-anak mengantar mas gola gong kembali terapi ke rs holistik purwakarta.
kami berusaha menjadikan ini bukan cerita sedih, meskipun tak bisa ditolak perasaan sedih ketika kaka, putri bungsu kami, di tengah perjalanan, tiba-tiba bilang ke papahnya “papah jangan ke rumah sakit, sih…”
raut mukanya yang tanpa ekspresi membuat mas gong tersenyum sedih, sementara saya memilih membuang pandangan keluar jendela. selama perjalanan kami membuang jauh-jauh aroma perpisahan. “ini kan liburan,” begitu kata mas gong ke anak-anak.untunglah adegan sensi itu cepat berlalu dengan keriangan kaka dan odi, gurauan bella-abi.

rabu-sabtu kami jadikan liburan yang mengasyikkan buat keluarga. sementara mas gong terus mengikuti terapi, sesekali menemani anak-anak berenang di kolam renang lingkungan rs. sayang, kondisi telinga mas gong yang riskan jika kemasukan air, dan keharusan mengenakan cervical collar membuatnya tak bisa main air bareng anak-anak.

sebenarnya kondisi tulang punggungnya membaik, hanya ketika menyempatkan diri pulang ke serang, minggu 16 maret 2008, mas gong rontgen tulang punggung sampai ke leher, dan saya memintanya konsul ke dokter syaraf yang lama dan dokter rehabilitasi medis. keluhan mas gong kepalanya suka pusing, tangan kanan yang dipakainya untuk mencari nfkah suka kesemutan dan kadang “hilang”.

saya adalah istri yang cerewet, yang tidak bisa diam menunggu antrean di dokter syaraf. maka, diam-diam saya baca report hasil rontgen tulang leher, dan jantung saya bertambah cepat ketika saya baca ada masalah di C3-4 dan C4-5. saya memang tidak tahu banyak tentang rontgen, tapi deretan huruf dan angka itu mengganggu saya.
mas gong yang melihat saya utak-atik hasil rontgen, mendekat dan bertanya apa bacaannya. terpaksa saya jelaskan sedikit, dengan syarat, tidak boleh jadi beban. “aa harus sembuh!” itu ‘perintah saya’ saat itu.

ups! maaf, saya harus mengakhiri dulu ‘laporan’ ini, karena anak-anak sudah memanggil-manggil.
mohon doanya, semoga Allah memberi kesabaran pada kami, menyegerakan kesembuhan bagi mas gong, karena masih banyak yang menjadi cita-citanya. terima kasih kepada semua pihak, yang telah memberi support. Allah yang akan membalas dengan kenikmatan tak terkira.bolehkah saya meminta tolong untuk memforward e-mail ini ke milis-milis lain? semakin banyak doa, insya allah semakin cepat kesembuhan mas gong. terima kasih sebelumnya.
mohon maaf juga jika ada kesalahan mas gong sekeluarga.

Wassalaam,
tias tatanka

2 Responses to "KABAR MAS GOLA GONG (1)"

Assalammualaykum… Oh… itu sebabnya belum ada lagi buku baru ya? Yah… Mudah-mudahan cepat sembuh dan bisa berkarya lagi… Kita semua… menunggu.. karya-karya mas lagi.

“sakit adalah penggugur dosa-dosa kecil”, sungguh Allah Maha Penyayang… karena masih memberi kesempatan unutk “membersihkan diri”

Wasalammualaykum wr wb

Leave a Reply

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

YanG BerkunjuNG :

  • 161,650 hits

LaCi MejA :

ALmanaK DindinG :

March 2008
M T W T F S S
« Feb   Apr »
 12
3456789
10111213141516
17181920212223
24252627282930
31  

RUMAH KITA

Aku taburkan rumput di halaman belakang di antara pohon lengkeng dan mangga sudah tumbuhkah bunganya? aku ingin menaburkan sajak di jalan setapak di seberang istana merpati yang tak pernah terkurung karena aku dan kamu selalu ingin melayang jauh melihat angkasa dan bintangbintang dari atap rumah kita aku akan ceritakan kelak pada anakanak tentang matahari bulan laut gunung pelangi sawah bau embun dan tanah aku ajari anakanak mengerti hijau rumput warna bunga dan suara

BUKU-BUKU TERBARU GOLA GONG: Cinta-Mu Seluas Samudra (Mizania), The Journey (Maximalis, Salamadani), Musafir (Salamadani), Nyesel Gak Nulis Seumur Hidup (Salamadani), Ini Rumah Kita Sayang (GIP), Menggenggam Dunia (Dar! Mizan), Labirin Lazuardi (Tiga Serangkai)

KaTA MakNA

Hidup adalah Perjalanan Panjang Menuju Tempat Abadi di Sisi-Nya. Tak ada ujungnya. Maka bertebaranlah di muka bumi dengan berbuat kebaikan. Berbagilah dengan sesama, penuh kasih sayang. Sebarkanlah setiap tetes ilmu yang kita miliki. Lawanlah kebatilan yang menelikung dengan yang kita mampu. Pena adalah senjata dari perlawanan itu. Mengalirlah setiap kata dari hati kita lewat senjata pena! Setiap kata penuh makna akan mengisi setiap jiwa luka. Menggeliatlah kita dengan senjata pena menuju matahari terbit. Dengan senjata pena, kita akan berdiri tegak; melahirkan generasi kuat di negeri ini. Negeri yang dihuni para tunas bangsa yang memiliki identitas dan jati diri: anak-anak negeri ini yang bangga akan kebudayaan negerinya. Ingatlah: MENJADI BERGUNA JAUH LEBIH PENTING DARI SEKEDAR MENJADI ORANG PENTING!

FoTO-fotoKU

More Photos
%d bloggers like this: