KELUARGA PENGARANG

UNTUK JALAN SAWAH KE RUMAH DUNIA SUDAH RP. 12.150.000,-

Posted on: February 12, 2008

adukaduk-3.jpgMinggu lalu, saya menyebar SMS kepada orang-orang Banten atau bukan Banten yang berdomisili di Banten dan Jakarta. Saya utarakan mimpi-mimpi warga Ciloang dan anak-anak yang bergabung di Rumah Dunia tnetang pengerasan jalan sawah mneuju Rumah Dunia dan kampung Ciloang. Kebanyakan tidak mmbalas SMS. Syta pikir, mereka mungkin sedang sibuk atau tidak memiliki pulsa. Tapi, ada 1 SMS masuk. Bunyinya mengagetkan saya. “Insya Allah, saya akan tranfer 10 juta. Tapi, jangan sebut nama saya. Cukup hamba Allah saja.” Saya jawab SMS dia. “Bener, nih? Jangan-jangan saya mimpi.” Tapi, dia menjanjikan minggu depan akan mentranfer. Subhanllah. Rp. 10 juta! Saya memanjatkan puji syukur. Segalanya dimudahkan Allah SWT. Insya Allah.

Sekarang sudah Rp. 12.150.000,- Terima kasih, sobat. semoga Allah melimpahkan rezeki kepada kamu dan teman-teman. kami dari Rumah Dunia da warga Ciloang mengucapkan berjuta terima kasih. Kini dana yang sudah terkumpul per 13 Februari:

1. GG Rp. 500.000,-

2. DR. Ahmad Muchlis Yusuf (Antara, Jakarta) Rp. 250.000,-

3. Efi Saferi (Serang) Rp. 250.000,-

4. Johan (Jakarta) Rp. 150.000,-

5. Fuad Hasyim (Jakarta) dkk Rp. 1 jt

6. Hamba Allah Rp. 10 juta

7. Siapa menyusul?

Total Rp. 12.150.000,-

Alhamdulillah, pembangunan jembatan ke Rumah Dunia, yang menghubungkan Kampung Sawah dan ciloang, sudah selesai. Bahkan baru selang 2 hari, warga sudah memakainya. Lalu pembngunan berikutnya adalah mega proyek pengerasan jalan selebar 2 meter dan sepnajang kurang lebih 200 meteran dengan sisi sungai dan sawah, yang harus dipondasi/dam.

Ditaksir biaya yang dibutuhkan sekitar Rp. 20 juta. Perinciannya adalah:

– 15 truk batu pondasi (Rp. 7,5 jt) ,

– 8 truk (Rp. 4 jt) pasir,

– 15 truk batu koral (Rp. 7,5 jt),

– 150 sak semen (Rp. 600.0000)

Siapa menyusul?

Jika ada yang ingin berbagi rezeki, silahkan ke:

Bank Muamalat Cab. Serang,

No. 908-5999-799,

an, Asih Purwaningtyas C

Bank BCA Serang,

No. 245 – 188 – 5733,

an. Asih Purwaningtyas C

Semoga Allah SWT memudahkan dan meridhoi niat baik kita. Amin.

Tetap semangat

Gola Gong –

*) mandor mega proyek Jalan Sawah Ke Rumah Dunia

*) confirm ke 08158895292

*) foto-foto di www.keluargapengarang.wordpress.com dan www.rumahdunia.net

Leave a Reply

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

YanG BerkunjuNG :

  • 161,650 hits

LaCi MejA :

ALmanaK DindinG :

February 2008
M T W T F S S
« Jan   Mar »
 123
45678910
11121314151617
18192021222324
2526272829  

RUMAH KITA

Aku taburkan rumput di halaman belakang di antara pohon lengkeng dan mangga sudah tumbuhkah bunganya? aku ingin menaburkan sajak di jalan setapak di seberang istana merpati yang tak pernah terkurung karena aku dan kamu selalu ingin melayang jauh melihat angkasa dan bintangbintang dari atap rumah kita aku akan ceritakan kelak pada anakanak tentang matahari bulan laut gunung pelangi sawah bau embun dan tanah aku ajari anakanak mengerti hijau rumput warna bunga dan suara

BUKU-BUKU TERBARU GOLA GONG: Cinta-Mu Seluas Samudra (Mizania), The Journey (Maximalis, Salamadani), Musafir (Salamadani), Nyesel Gak Nulis Seumur Hidup (Salamadani), Ini Rumah Kita Sayang (GIP), Menggenggam Dunia (Dar! Mizan), Labirin Lazuardi (Tiga Serangkai)

KaTA MakNA

Hidup adalah Perjalanan Panjang Menuju Tempat Abadi di Sisi-Nya. Tak ada ujungnya. Maka bertebaranlah di muka bumi dengan berbuat kebaikan. Berbagilah dengan sesama, penuh kasih sayang. Sebarkanlah setiap tetes ilmu yang kita miliki. Lawanlah kebatilan yang menelikung dengan yang kita mampu. Pena adalah senjata dari perlawanan itu. Mengalirlah setiap kata dari hati kita lewat senjata pena! Setiap kata penuh makna akan mengisi setiap jiwa luka. Menggeliatlah kita dengan senjata pena menuju matahari terbit. Dengan senjata pena, kita akan berdiri tegak; melahirkan generasi kuat di negeri ini. Negeri yang dihuni para tunas bangsa yang memiliki identitas dan jati diri: anak-anak negeri ini yang bangga akan kebudayaan negerinya. Ingatlah: MENJADI BERGUNA JAUH LEBIH PENTING DARI SEKEDAR MENJADI ORANG PENTING!

FoTO-fotoKU

More Photos
%d bloggers like this: