KELUARGA PENGARANG

BANTEN MUDA, WADAH XPRESI ANAK MUDA BANTEN

Posted on: September 20, 2007

10.jpgSatu lagi di awal September 2007 media cetak lahir di Banten. Namanya ”Banten Muda”. Ukurannya majalah (kerat A 4), 16 halaman, HVS, dan cover 2 warna. Terbit 2 mingguan, harga Rp. 2.500,- Edisi September 200 ini baru perkenalan alias introducing edition. Di jajaran redaksi memakai istilah management, dimana pelindungnya Kang Agus (alias Agus Setiawan yang pengcara itu), di pembina ada NR Rahman, Gola Gong, Manr Mas, dan boyke Pribdi. Penasehat teknis dipegang Oetjoe (web design www.bantenlink.com) dan Eppis. Di jajaran redaksi disebut team creative. Irfan sebagai GM-nya alias Pemimpin Redaksi. Pada pertengahan Agustus 2007, saat ”Keranda Merahputih” di Rumah Dunia, Irfan mengabarkan pdaku, ”Akan terbit majalah ’Banten Muda’, untuk anak muda Banten.” Saat itu sedang ada Hilman Lupus. Irfan mewawancarai Hilman.

bantenmudacover.jpgAku tentu saja senang. Tadinya aku akan menerbitkan tabloid 8 halaman untuk keluarga Banten dengan suplemen anak muda sepertihalnya tabloid meridian yang aku buat dulu sekitar tahun 2000. Meridian digagas oleh aku, Toto ST Radik, dan Si Uzi (sekarang Direktur dan Pemimpin Redaksi koran Banten Raya Post”. Pada edisi keenam, Meridian kami tutp, karena sudah muncul koran Harian Banten (sekarang Radar Banten) pada Juni 2000.

BANTEN MUD keren. Bahasanya khas anak muda. Rubrik-rubriknya mewakili xpresi anak mjuda; opini, liputan utama, fiksi, resensi film dan buku. Semoga saja majalah ini bisa hidup panjang dan dicintai pembacanya. Aku berharap, liputan-liputannya memiliki kedekatan geografis dan emosional dengan Banten. Anak-anak muda Banten yang berprestasi di segala bidang terwdahi di BANTEN MUDA. Jadikan majalah BANTEN MUDA ini sebagai media bekomunikasi serta ruang berxpresi. Lewat BANTEN MUDA akan muncul penulis-penulis muda berbakat di Banten, yang mewarnai dunia kepenulisan di negri ini! Semuanya demi menuju Banen yang nagari rahayu jaya santika!

Selamat BANTEN MUDA! Semoga sesuai dengan motonya; kreatif, kritis., dan menghibur! Jika ingin memberi kritik dan saran, silahkan mengirim email ke bantenmuda@yahoo.com

Leave a Reply

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

YanG BerkunjuNG :

  • 161,636 hits

LaCi MejA :

ALmanaK DindinG :

September 2007
M T W T F S S
« Aug   Oct »
 12
3456789
10111213141516
17181920212223
24252627282930

RUMAH KITA

Aku taburkan rumput di halaman belakang di antara pohon lengkeng dan mangga sudah tumbuhkah bunganya? aku ingin menaburkan sajak di jalan setapak di seberang istana merpati yang tak pernah terkurung karena aku dan kamu selalu ingin melayang jauh melihat angkasa dan bintangbintang dari atap rumah kita aku akan ceritakan kelak pada anakanak tentang matahari bulan laut gunung pelangi sawah bau embun dan tanah aku ajari anakanak mengerti hijau rumput warna bunga dan suara

BUKU-BUKU TERBARU GOLA GONG: Cinta-Mu Seluas Samudra (Mizania), The Journey (Maximalis, Salamadani), Musafir (Salamadani), Nyesel Gak Nulis Seumur Hidup (Salamadani), Ini Rumah Kita Sayang (GIP), Menggenggam Dunia (Dar! Mizan), Labirin Lazuardi (Tiga Serangkai)

KaTA MakNA

Hidup adalah Perjalanan Panjang Menuju Tempat Abadi di Sisi-Nya. Tak ada ujungnya. Maka bertebaranlah di muka bumi dengan berbuat kebaikan. Berbagilah dengan sesama, penuh kasih sayang. Sebarkanlah setiap tetes ilmu yang kita miliki. Lawanlah kebatilan yang menelikung dengan yang kita mampu. Pena adalah senjata dari perlawanan itu. Mengalirlah setiap kata dari hati kita lewat senjata pena! Setiap kata penuh makna akan mengisi setiap jiwa luka. Menggeliatlah kita dengan senjata pena menuju matahari terbit. Dengan senjata pena, kita akan berdiri tegak; melahirkan generasi kuat di negeri ini. Negeri yang dihuni para tunas bangsa yang memiliki identitas dan jati diri: anak-anak negeri ini yang bangga akan kebudayaan negerinya. Ingatlah: MENJADI BERGUNA JAUH LEBIH PENTING DARI SEKEDAR MENJADI ORANG PENTING!

FoTO-fotoKU

More Photos
%d bloggers like this: