KELUARGA PENGARANG

Akhirussanah Jendral Kecil : PERAYAAN KEBAHAGIAAN ANAK-ANAK KITA

Posted on: June 19, 2007

pohon-jk.jpgBanten Raya Post – Senin 18 Juni 2007

Sabtu (16/6) lalu, dua puluhan anak berbusana muslim bermain riang di playground Jendral Kecil. Beberapa di antaranya naik-turun panggung utama yang telah dihias dengan burung-burung kertas dan awan yang menggantung. Suasana bertambah ramai dengan kehadiran orangtua murid yang menghadiri Akhirussanah (acara akhir tahun) Klab Bermain dan Taman Kanak-kanak “Jendral Kecil”, yang berada di areal Rumah Dunia, Komplek Hegar Alam 40, Serang. Di usianya yang baru satu tahun ini, Jendral Kecil mewisuda tiga orang murid dari TK B, yaitu Helvy Nadia Rahma Kirdiat, Khansa Luthfiyah dan Nadifa.
ayoluncur-2.jpg BERANI
Acara dibuka dengan pembacaan ayat Al Quran yaitu Surat Al Lahab, oleh dua murid TK A; Emira dan Lulu. Disusul anak-anak Klab Bermain; Fawaz, Farha, Raihan, yang bergantian membaca doa mau makan, doa mau tidur dan lain-lain. Bahkan Bayu dan Ghifar dari TK A berlagak rocker saat berada di panggung. Beberapa ibu tampak bahagia dan terharu menyaksikan putra-putrinya unjuk kebolehan di panggung.

“Anak saya dulu pemalu. Sekarang sudah bisa bercerita dan berani tampil di depan teman-temannya,” Dian Faradisa, orangtua dari Emira, tampak sumringah melihat putrinya tampil membaca doa pembuka.

Menurut Bu Emi, guru Jendral Kecil, anak-anak itu dibiarkan tampil natural, apa adanya. “Jadi, wajar kalau ada yang berani, malu-malu atau bahkan mogok tidak mau tampil.,” tambah Bu Emi, lulusan PGTK Untirta Serang.

Pramitha Gayatri selaku Konselor Jendral Kecil menguatkan, “Anak-anak itu akan tumbuh sesuai dengan kecerdasannya sendiri.” Alumnus Fakultas Psikologi Unpad itu menambahkan, “Golden age usia 1 hingga 5 tahun dari anak kita tidak akan terulang. Amat sayang kalau kita menyia-nyiakannya. Karena itu penting membiarkan mereka memiliki banyak peluang untuk bermain, berfantasi, berekspresi, dan mengemukakaan pendapatnya.”

badutanakmu-2.jpgOPERET
Suasana makin ramai dan penuh tawa saat penampilan anak-anak dalam operet ”Hutan Kita”. Anak-anak dengan kostum binatang berakting sesuai alur yang menceritakan tentang binatang hutan, yang bersedih karena ditembaki pemburu dan pohon-pohon ditebangi pembabat hutan. Lalu datanglah kupu-kupu yang mengabarkan bahwa ada hutan di daerah lain yang dapat menjadi rumah bagi hewan-hewan itu.

Tawa penonton pun pecah saat Alwi, staf Jendral Kecil muncul dengan peran pemburu dan pembabat hutan, lengkap dengan kumis besar dan akting lucu. Bahkan, karena tercengang melihat Alwi yang berbeda dari biasanya, ada anak yang masih berada di panggung saat operet selesai. Tak pelak lagi penonton makin geli. Di sudut lain, beberapa bapak ikut membantu membakar ikan dan ayam berbumbu, sesekali tersenyum melihat tingkah putra-putrinya.

Kebahagiaan tercermin pula saat acara games. Orangtua ikut sibuk menyemangati anak-anak mereka yang tengah berlomba memindahkan bendera atau menusuk balon berisi confetti (potongan kertas). Pada lomba memecahkan balon dengan kaki, ada anak yang tampak penasaran karena kalah, lalu berkeras menginjak balon lawannya sampai pecah. Setelah itu kepuasan tampak pada wajahnya, dan mengatakan bahwa ia juga menang. Sedangkan lomba untuk keluarga berupa berjalan dengan bakiak tandem makin memeriahkan acara hari itu.

Tias Tatanka, Kepala Sekolah Jendral Kecil menegaskan, ”Di Jendral Kecil, kami berusaha agar murid-murid belajar dan bermain dalam suasana bahagia.” Alumnus Fakultas Teknik Universitas Muhammadiyah Solo dan pendiri Rumah Dunia ini menambahkan, ”Intinya kita mendampingi anak-anak seperti layaknya orang tua mereka.”

Suasana Akhirussanah makin hangat dan penuh keakraban saat seluruh hadirin menyantap hidangan ikan dan ayam bakar. Dengan lesehan di atas tikar, semua melepas penat dengan menikmati nasi timbel sambil berbincang. Acara akhir tahun Jendral Kecil ditutup dengan pembagian rapor dan konsultasi orangtua dan guru. (*)

Leave a Reply

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

YanG BerkunjuNG :

  • 161,650 hits

LaCi MejA :

ALmanaK DindinG :

June 2007
M T W T F S S
« May   Jul »
 123
45678910
11121314151617
18192021222324
252627282930  

RUMAH KITA

Aku taburkan rumput di halaman belakang di antara pohon lengkeng dan mangga sudah tumbuhkah bunganya? aku ingin menaburkan sajak di jalan setapak di seberang istana merpati yang tak pernah terkurung karena aku dan kamu selalu ingin melayang jauh melihat angkasa dan bintangbintang dari atap rumah kita aku akan ceritakan kelak pada anakanak tentang matahari bulan laut gunung pelangi sawah bau embun dan tanah aku ajari anakanak mengerti hijau rumput warna bunga dan suara

BUKU-BUKU TERBARU GOLA GONG: Cinta-Mu Seluas Samudra (Mizania), The Journey (Maximalis, Salamadani), Musafir (Salamadani), Nyesel Gak Nulis Seumur Hidup (Salamadani), Ini Rumah Kita Sayang (GIP), Menggenggam Dunia (Dar! Mizan), Labirin Lazuardi (Tiga Serangkai)

KaTA MakNA

Hidup adalah Perjalanan Panjang Menuju Tempat Abadi di Sisi-Nya. Tak ada ujungnya. Maka bertebaranlah di muka bumi dengan berbuat kebaikan. Berbagilah dengan sesama, penuh kasih sayang. Sebarkanlah setiap tetes ilmu yang kita miliki. Lawanlah kebatilan yang menelikung dengan yang kita mampu. Pena adalah senjata dari perlawanan itu. Mengalirlah setiap kata dari hati kita lewat senjata pena! Setiap kata penuh makna akan mengisi setiap jiwa luka. Menggeliatlah kita dengan senjata pena menuju matahari terbit. Dengan senjata pena, kita akan berdiri tegak; melahirkan generasi kuat di negeri ini. Negeri yang dihuni para tunas bangsa yang memiliki identitas dan jati diri: anak-anak negeri ini yang bangga akan kebudayaan negerinya. Ingatlah: MENJADI BERGUNA JAUH LEBIH PENTING DARI SEKEDAR MENJADI ORANG PENTING!

FoTO-fotoKU

More Photos
%d bloggers like this: