KELUARGA PENGARANG

Archive for the ‘CerPeN’ Category

jawara1.jpgOleh Gola Gong

Akbar tersenyum lebar. Dia duduk di kursi singgasana, bersarung poleng, koko, kopiah, yang kesemuanya dia beli di Arab Saudi, negeri muslim dengan kekayaan melimpah ruah. Tasbeh dengan bulatan-bulatan terbuat dari kacang zaitun menggantung di tangan kirinya. Tangan kanannya untuk yang keseratus kali menerima uluran salam selamat dari tetangga di komplek guru. Read the rest of this entry »

anak2.jpgCerpen oleh Gola Gong

Aini duduk di pos ronda. Karung teronggok di tiang. Dia menyeka keningya. Punggung tangannya basah. Ini hari panas sekali. Mungkin pertanda akan hujan. Dia baru sekitar 1 jam mengelilingi perumahan; mencari-cari rongsokan. Karungnya baru terisi seperempat. Di bak sampah tikungan jalan komplek, dia hanya memperoleh beberapa botol minuman plastik. Di bak sampah rumah nomor 9, hanya ada 2 botol plastik minuman ukuran besar.  Read the rest of this entry »

gg1.jpgCerpen Gola Gong 

            Aku letakkan bakul berisi nasi liwet[1], beberapa potong ayam, telor, kanil [2] di teras toko. Hari masih pagi benar. Toko-toko buka nanti jam sembilan. Beberapa anak jalanan yang suka ngelem [3] masih malas bergeletakan di emperan toko. Tubuh mereka yang penuh daki jalanan dan berbalut celanan rombeng, diselimuti kain spanduk. Beberapa mas becak juga meringkuk seperti kucing dengan menyesuaikan luas ruangan untuk penumpang di becaknya. Bunyi adzan shubuh rupanya tak membangkitkan seleranya untuk pergi ke mesjid Agung di sebelah barat alun-alun keraton. Beberapa mobil angkutan
kota berwarna kuning melintas. Pasar Klewer juga masih sepi. Sangat berbeda dengan suasana selepas jam dlapan pagi. Penuh sesak dengan manusia. Read the rest of this entry »

sepeda-sodikh.jpgCerpen Oleh Gola Gong 

Pak Adil menuntun sepeda gunung tuanya di gang perkampungan. Tangan kanannya memegangi kotak besar yang diikatkan di boncengan dan tangan kirinya mencengkram stang sepeda. Di kotak besar itulah selama 7 tahun hidup diri, anak, serta istrinya bergantung. Read the rest of this entry »


YanG BerkunjuNG :

  • 125,381 hits

LaCi MejA :

ALmanaK DindinG :

September 2014
M T W T F S S
« Sep    
1234567
891011121314
15161718192021
22232425262728
2930  

RUMAH KITA

Aku taburkan rumput di halaman belakang di antara pohon lengkeng dan mangga sudah tumbuhkah bunganya? aku ingin menaburkan sajak di jalan setapak di seberang istana merpati yang tak pernah terkurung karena aku dan kamu selalu ingin melayang jauh melihat angkasa dan bintangbintang dari atap rumah kita aku akan ceritakan kelak pada anakanak tentang matahari bulan laut gunung pelangi sawah bau embun dan tanah aku ajari anakanak mengerti hijau rumput warna bunga dan suara

BUKU-BUKU TERBARU GOLA GONG: Cinta-Mu Seluas Samudra (Mizania), The Journey (Maximalis, Salamadani), Musafir (Salamadani), Nyesel Gak Nulis Seumur Hidup (Salamadani), Ini Rumah Kita Sayang (GIP), Menggenggam Dunia (Dar! Mizan), Labirin Lazuardi (Tiga Serangkai)

KaTA MakNA

Hidup adalah Perjalanan Panjang Menuju Tempat Abadi di Sisi-Nya. Tak ada ujungnya. Maka bertebaranlah di muka bumi dengan berbuat kebaikan. Berbagilah dengan sesama, penuh kasih sayang. Sebarkanlah setiap tetes ilmu yang kita miliki. Lawanlah kebatilan yang menelikung dengan yang kita mampu. Pena adalah senjata dari perlawanan itu. Mengalirlah setiap kata dari hati kita lewat senjata pena! Setiap kata penuh makna akan mengisi setiap jiwa luka. Menggeliatlah kita dengan senjata pena menuju matahari terbit. Dengan senjata pena, kita akan berdiri tegak; melahirkan generasi kuat di negeri ini. Negeri yang dihuni para tunas bangsa yang memiliki identitas dan jati diri: anak-anak negeri ini yang bangga akan kebudayaan negerinya. Ingatlah: MENJADI BERGUNA JAUH LEBIH PENTING DARI SEKEDAR MENJADI ORANG PENTING!

FoTO-fotoKU

More Photos
Follow

Get every new post delivered to your Inbox.